KTA vs KUR — Pilih Mana untuk Modal Usaha?
Kredit personal tanpa agunan vs kredit subsidi UMKM
| Aspek | KTA (Tanpa Agunan) | KUR (Subsidi Pemerintah) |
|---|---|---|
| Untuk siapa | Karyawan, pengusaha apa saja | UMKM dengan NIB aktif |
| Bunga | 15-30%/tahun (tinggi) | 6%/tahun (subsidi) |
| Plafon | Rp 5jt - 200jt | Rp 5jt - 500jt (KUR Mikro/Kecil) |
| Tenor | 1-5 tahun | 1-5 tahun |
| Approval cepat? | Cepat (1-3 hari) | Sedang (1-2 minggu, butuh verifikasi usaha) |
| Syarat | KTP, slip gaji / SPT | NIB, KTP, surat usaha aktif |
| Jaminan | Tidak ada | Tidak ada (sampai plafon tertentu) |
| Bank yang offer | Hampir semua bank | Bank pemerintah (BRI, BNI, Mandiri, BSI) + LKM |
| Punya pinjaman komersial lain? | Boleh (cek SLIK) | TIDAK BOLEH (KUR exclusive) |
| Tujuan penggunaan | Bebas (konsumtif/produktif) | WAJIB untuk usaha produktif |
✦ Verdict
KUR jauh lebih murah (6%) dibanding KTA (15-30%) — selalu prefer KUR kalau punya usaha legal dengan NIB. KTA cocok untuk kebutuhan personal mendesak yang bukan untuk usaha.
Pilih KTA (Tanpa Agunan) kalau...
Untuk: kebutuhan personal mendesak (renovasi rumah, biaya kesehatan), refinance utang lain dengan bunga lebih tinggi, atau saat tidak punya NIB usaha.
Pilih KUR (Subsidi Pemerintah) kalau...
Untuk: modal usaha UMKM (warung, kuliner, jasa, manufaktur kecil). Wajib punya NIB aktif. Cek persyaratan tambahan di bank pemerintah cabang setempat.