BikinSurat

Invoice vs Kwitansi — Beda Fungsi & Kapan Pakai Apa

Tagihan vs bukti pembayaran

AspekInvoiceKwitansi
Fungsi utamaTAGIHAN — minta pembayaranBUKTI TERIMA pembayaran
Issued kapanSebelum pembayaranSetelah pembayaran
Issued olehPenjual / penyedia jasaPenerima uang
Materai wajib?Tidak wajibWAJIB > Rp 5jt (UU 10/2020)
BerisiDetail produk/jasa, jumlah, due date, totalNominal terima, untuk apa, tanda terima
Legally bindingBukti tagihan (bukan bukti bayar)Bukti pembayaran sah
Untuk klaim PPNTidak (untuk PPN: butuh Faktur Pajak)Tidak juga
Format IndonesiaBebas (tergantung perusahaan)Standar — Telah Terima dari, Sebanyak, Untuk
Repeat untuk transaksi sama?Bisa di-issue ulang sebelum bayarHanya 1× setelah bayar

✦ Verdict

Pakai DUA-DUANYA dalam siklus bisnis: invoice DULU untuk minta bayar, kwitansi setelah dibayar. Untuk transaksi B2B yang butuh PPN: tambah Faktur Pajak (terbit via e-Faktur DJP).

Pilih Invoice kalau...

Untuk minta pembayaran dari klien — sebut detail produk/jasa, due date pembayaran, no rekening transfer, total. Wajib untuk B2B & freelancer.

Pilih Kwitansi kalau...

Untuk konfirmasi bahwa Anda sudah TERIMA uang. Wajib materai >Rp 5jt. Berikan ke pihak yang bayar sebagai bukti hukum.