Apply visa luar negeri sering bikin overwhelmed — beda negara beda syarat, dokumen banyak, biaya tidak murah. Artikel ini panduan singkat apply 3 jenis visa paling umum: visa turis (B/B2), visa kerja, dan visa pelajar.
Step umum apply visa (semua jenis)
- Riset: cek website kedutaan negara tujuan untuk syarat & biaya terbaru
- Siapkan dokumen: daftar lengkap di section bawah
- Daftar appointment: via website kedutaan / VFS Global / TLScontact
- Bayar fee: biaya visa + biaya admin VFS
- Datang appointment: submit dokumen + biometrik (sidik jari/foto)
- Tunggu approval: 5-30 hari kerja tergantung negara
- Ambil paspor: dengan visa di-stamp
1. Visa Turis (Tourist Visa)
Negara yang BEBAS visa untuk WNI
- ASEAN: Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, dll (30 hari)
- Asia lain: Hong Kong (30 hari), Macau (30 hari), Korea Selatan via JeJu Island, Maladewa
- Lain: Turki (90 hari), Maroko, Ekuador, Kolombia
Negara yang VOA (Visa on Arrival)
- India, Sri Lanka, Iran, Mesir, Kenya, Tanzania (kebanyakan negara Afrika)
- Biaya: $25-100 di airport
- Tetap apply e-Visa online lebih aman (avoid antrian airport)
Negara yang BUTUH visa apply duluan
- Schengen (Eropa): 27 negara, 1 visa
- USA: B1/B2, valid 5-10 tahun
- UK: Standard Visitor
- Australia: 600 / Subclass 651 (eVisitor)
- Jepang: Single Entry / Multiple Entry
- Korea Selatan: C-3 Tourist
- China: L Visa
Dokumen umum visa turis
- Paspor (valid min 6 bulan dari rencana keluar dari negara tujuan)
- Foto biometrik (size sesuai requirement masing-masing negara)
- Form aplikasi visa (di-fill online)
- Bukti pemesanan tiket pulang-pergi
- Bukti pemesanan hotel
- Itinerary perjalanan
- Bukti finansial: rekening koran 3 bulan terakhir, saldo min Rp 50jt-100jt (untuk show ability to fund trip)
- Surat Keterangan Kerja dengan info gaji
- NPWP + SPT 1 tahun terakhir
- Asuransi perjalanan (Schengen wajib coverage min EUR 30K)
Tips lulus approval visa turis
- Tunjukkan strong ties ke Indonesia (kerja stable, properti, keluarga) — agar tidak dianggap immigration risk
- Saldo rekening minimum Rp 50jt-200jt (tergantung negara — Schengen lebih ketat)
- Itinerary harus realistic & detail (jangan generic)
- Kalau ditolak: jangan apply lagi dalam 6 bulan tanpa improvement signifikan
2. Visa Kerja (Work Visa)
Syarat dasar (kebanyakan negara)
- Job offer dari employer di negara tujuan (mandatory di mayoritas negara)
- Sponsorship dari employer (mereka apply untuk Anda)
- Skill / pendidikan minimum (varies per negara)
- Background check / police clearance dari Indonesia
Negara populer untuk kerja WNI
- Singapura: S Pass / EP (Employment Pass) — gaji minimum SGD 5,000-5,500
- Australia: Subclass 482 TSS, Subclass 186 ENS, atau Subclass 189/190 PR
- USA: H-1B (kuota tahunan + lottery), L-1, O-1
- Kanada: Express Entry, PNP, atau Work Permit dari LMIA
- Jerman: EU Blue Card (gaji min EUR 45K-58K)
- UK: Skilled Worker Visa (gaji min £26K)
- UEA / Dubai: Employment Visa (paling mudah dari list ini)
Dokumen umum visa kerja
- Paspor
- Job offer / contract dari employer
- Sponsorship documents (di-prepare employer)
- Ijazah (legalized + translated)
- CV ATS-friendly — pakai generator CV ATS BikinSurat
- Sertifikat keahlian / professional license
- Background check (SKCK, police clearance dari Indonesia)
- Medical check-up (untuk visa long-term)
- Bukti pengalaman kerja — Surat Referensi Kerja
Timeline & biaya
- Singapura EP: 1-3 bulan, biaya SGD 100 + admin
- Australia 482: 1-3 bulan, biaya AUD 1,455+ (employer often cover)
- USA H-1B: 6-12 bulan + lottery, biaya $190+ government + $5K-15K legal fees
- UEA Employment: 2-4 minggu, biaya AED 5K-10K (employer cover)
3. Visa Pelajar (Student Visa)
Syarat dasar
- Surat penerimaan dari universitas (LoA / I-20 / CAS)
- Bukti finansial untuk fund kuliah + hidup (1 tahun di muka biasanya)
- TOEFL / IELTS / sertifikat bahasa
- Ijazah pendidikan sebelumnya (legalized)
- Statement of purpose / motivation letter
Negara populer untuk study
- Australia: Subclass 500 — kuliah + part-time work 24 jam/minggu
- UK: Student Visa — kuliah + part-time work 20 jam/minggu
- USA: F-1 — kuliah, no part-time work in year 1
- Kanada: Study Permit — kuliah + part-time work 20 jam/minggu
- Jepang: Student Visa — bisa apply Tokutei Katsudo untuk part-time
- Jerman: Student Visa — banyak universitas FREE (no tuition)
- Belanda: Student Visa — banyak program English-taught
Bukti finansial yang wajib
- Australia: AUD 24,505/tahun untuk living + tuition
- UK: £1,334/bulan x 9 bulan = £12,006
- USA: sesuai I-20 (biasanya $30K-70K/tahun)
- Kanada: CAD 20,635 + tuition
- Jerman: EUR 11,208 di blocked account (Sperrkonto)
Beasiswa pengganti bukti finansial
Kalau punya beasiswa, sebagian besar bukti finansial di-cover:
- LPDP (Indonesia) — fully funded
- Australia Awards (DFAT)
- Chevening (UK)
- Fulbright (USA)
- DAAD (Jerman)
- StuNed (Belanda)
- MEXT (Jepang)
- Beasiswa institusi langsung dari universitas
Penolakan visa — apa yang harus dilakukan?
Kalau visa ditolak:
- Baca alasan penolakan di official letter
- Identifikasi kategori penolakan: dokumen kurang? finansial tidak cukup? immigration risk?
- Improve point yang lemah (tambah saldo, dapatkan pekerjaan stable, dll)
- Re-apply minimum 3-6 bulan kemudian dengan improvement nyata
- Kalau ditolak 2-3x: konsultasi konsultan visa berlisensi (MARA agent untuk Australia, ICCRC untuk Kanada)
Tips umum & gotchas
- Apply 2-4 bulan sebelum tanggal keberangkatan (terutama untuk Schengen yang queue panjang)
- Verify website kedutaan resmi — banyak scam mencatut nama VFS / kedutaan
- Jangan bohong di form — kebohongan terbukti = 5-10 tahun ban dari negara tersebut
- Pakai agent berlisensi kalau pertama kali apply visa kompleks (USA, Australia PR)
- Track aplikasi via portal online masing-masing