Pilih Contoh sesuai Situasi
- PPJB RumahUntuk transaksi rumah + tanah
- PPJB Tanah KosongUntuk jual beli tanah tanpa bangunan
- PPJB ApartemenUntuk apartemen / kondominium
FAQ PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli)
Beda PPJB dengan AJB?
PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli): perjanjian SEMENTARA sebelum AJB. Bisa dibuat tanpa notaris. Bukan bukti kepemilikan resmi. AJB (Akta Jual Beli): dokumen FINAL pengalihan hak, WAJIB dibuat di PPAT/Notaris. Setelah AJB → balik nama sertifikat di BPN.
Apakah PPJB perlu materai?
WAJIB materai Rp 10.000 (UU 10/2020) — minimal 1 materai. Untuk perjanjian dengan nilai besar (di atas Rp 1M): ada yang kasih 2 materai (di kedua tanda tangan).
Apakah PPJB bisa di-balik nama langsung di BPN?
TIDAK. PPJB hanya pengikatan, bukan pengalihan hak. Untuk balik nama sertifikat di BPN: WAJIB AJB dari PPAT/Notaris dulu. PPJB cuma berfungsi mengikat para pihak supaya tidak mundur sebelum AJB.
Risiko hanya pakai PPJB tanpa AJB?
Banyak. Penjual masih bisa jual ke pihak lain (sertifikat masih atas nama penjual). Pembeli tidak bisa balik nama, tidak bisa apply KPR di bank lain, tidak bisa jual lagi. Selalu lanjut ke AJB segera setelah pembayaran lunas.