4 Langkah Bikin Struk Pembayaran (Receipt)
- 1
Klik tombol Mulai Bikin
Buka generator Struk Pembayaran (Receipt) di BikinSurat.id (gratis, no signup).
- 2
Isi data formulir
Lengkapi field yang diminta — nama, alamat, tanggal, dan detail dokumen sesuai panduan.
- 3
Preview PDF real-time
Lihat preview dokumen langsung saat Anda mengetik. Pastikan semua data benar.
- 4
Download PDF
Klik tombol Download — file PDF langsung tersimpan di device Anda. Print, sign, atau kirim langsung.
FAQ Struk Pembayaran (Receipt)
Apakah struk pembayaran harus pakai materai?
Tidak wajib. Materai hanya wajib untuk transaksi >Rp 5jt sesuai UU 10/2020 (umumnya pakai kwitansi, bukan struk). Struk untuk transaksi harian UMKM (Rp 5K-500K) tidak butuh materai.
Apa beda struk dengan kwitansi?
Struk = bukti transaksi sederhana, format ringkas (thermal/A6), untuk transaksi harian. Kwitansi = bukti pembayaran formal, format A4/A5, biasanya untuk transaksi nilai menengah-besar (>Rp 1jt) atau transaksi yang butuh dokumentasi resmi.
Apakah struk perlu nomor urut?
Disarankan untuk pembukuan UMKM. Format umum: STR-001, STR-002, dst per hari, atau STR/[YYMMDD]/[001]. Membantu rekonsiliasi pajak & inventory tracking.
Bisa struk dipakai untuk klaim expense reimbursement?
Ya, untuk transaksi kecil. Tapi untuk klaim corporate (>Rp 500K-1jt), HR/finance biasanya minta kwitansi/invoice formal dengan nama perusahaan customer. Struk OK untuk personal expense atau petty cash.